DPPPA Sulsel Bentuk Focal Point PKTP

  • 10 Mei 2017
  • 46
  • Administrator

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar pembentukan Focal Point Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (PKTP), di Hotel Clarion Makassar, Senin (8/5/2017). Kepala Bidang Data dan Informasi Gender dan Anak DPPPA Sulsel, Suciati mengungkapkan, dasar dari kegiatan ini, yakni sesuai amanat UU nomor 23 tahun 2014 terkait unrusan pembinaan perempuan dan perlindungan anak, merupakan urusan wajib pemerintah dan pemerintah daerah. "Ini artinya, upaya pemberdayaan perempuan menjadi prioritas. Maka dalam pelaksanaanya perlu dilakukan secara terintegritas dan sinergi antara lintas sektor dan stakeholder lainnya," ungkap Suci, Senin (8/5/2017). Pembentukan Focal Point ini merujuk dari pembentukan Focal Point Pengarusutamaan Gender (PUG) yang sudah terbukti efektif untuk mempercepat pelaksanaan PUG di OPD dan stakeholder terkait. Maka pembentukan Focal Point PKTP ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk menurunkan, bahkan menghilangkan kekerasan terhadap perempuan. "Harapan dari pembentukan Focal Point PKTP ini, nantinya agen atau anggota FC dapat membentuk atau berjejaring dalam lembaga atau OPD atau instansi terkait. Serta menjadi agen perubahan dan pembaharuan pencegahan kekerasan terhadap perempuan," harapnya. Kegiatan pembentukan Focal Point PKTP Sulsel ini dilaksanakan, karena melihat kondisi saat ini, yang menggambarkan makin banyaknya masalah kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, kekerasan tersebut pun bentuknya semakin bervariasi. Adapun faktor-faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab kekerasan pada perempuan, antara lain lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, masalah sosial, belum terbangunnya budaya hukum di tengah masyarakat yang beradilan dan saling peduli. "Hal lain yang menjadi faktor adalah kurangnya agen pencegahan kekerasan terhadap perempuan. Yang berperan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat," kata Suci. Adapun pengetahuan dan keterampilan yang ditekankan pada Focal Point PKPT ini adalah gender perspektif baik berupa materi maupun film, jenis KDRT, layanan terpadu P2TP2A, teknik komunikasi, serta teknik pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan. Kegiatan ini diikuti oleh lembaga masyarakat yang bergerak di bidang perlindungan perempuan, lembaga keagamaan, lembaga sosial, ikatan istri/ lembaga formal yang berkaitan dengan perempuan.