DPPA Provinsi Evaluasi Akselerasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di kab/kota

  • 25 November 2017
  • 33
  • Administrator

Untuk mengetahui progress kinerja pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kab kota, setiap tahunnya DP3A provinsi melakukan evaluasi secara menyeluruh meliputi akselerasi pengarusutamaan gender, perlindungan perempuan dan anak, dan pemenuhan hak anak. Tahun 2017 ini ada 17 kab kota yg dilakukan verifikasi lapangan, setelah melalui tahapan seleksi dokumen berdasarkan indikator capaian kinerja. Evaluasi ini memberi manfaat bagi kab kota maupun provinsi, untuk saling introspeksi sekaligus pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembinaan (bagi provinsi) dan metodologi yg lebih efektif dalam pelaksanaan program/kegiatan (bagi kab kota). Jadwal verifikasi lapangan dimulai tgl 13 lalu dan akan berakhir di tgl 9 desember. 16 kab kota yg diverifikasi ke lapangan meliputi Luwu, Lutim, Lutra, Sidrap, Wajo, Soppeng, Bone, Sinjai, Bulukumba, Selayar, Bantaeng, Takalar, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Parepare. Beberapa inovasi strategis yg dikembangkan oleh kab kota dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, menjadi poin penting yg ditekankan dalam evaluasi tahun ini. Karena inovasi dapat dijadikan salah satu tolok ukur daerah yg berkomitmen tinggi dalam peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak. Tim evaluasi terdiri dari para pemerhati perempuan dan anak, Husaemah Husein (dari ICJ), Rosmiaty (Yasmib Sulawesi), Makmur (YaptaU), Warida (LPA Sulsel), Husmira (Fix Ornop), dan pejabat eselon 3 dan 4 yg membidangi data dan informasi gender dan anak pada Dinaa PPPA. Hasil evaluasi ini akan memberikan gambaran capaian kinerja, hambatan, peluang, dan tantangan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kab kota, dan sekaligus menjadi ajang pembinaan dan persiapan menuju perolehan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraja.