Balitbangda Pangkep Raih “Apresiasi BPPD Berkinerja Utama” dari Kemenristek

  • 03 Desember 2019
  • 44
  • Administrator

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Balitbangda Pangkep) berhasil meraih penghargaan “Apresiasi BPPD Berkinerja Utama” dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), setelah beberapa hari sebelumnya tim dari Kemenristek melakukan verifikasi lapangan. Prestasi ini tentu merupakan hal yang sangat membanggakan karena untuk meraih penghargaan ini, Balitbangda Pangkep bersaing dengan ratusan kabupaten/kota se Indonesia. Selain Balitbangda Pangkep, penghargaan ini juga diberikan kepada BPPD Kabupaten Lampung Barat dan BPPD Kabupaten Pelalawan.

Kesuksesan Balitbangda Pangkep ini tak lepas dari kinerja mereka yang tergolong sangat baik. Baru beroperasi pada tahun 2017 lalu, Balitbangda Pangkep sudah berhasil melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga litbang nasional untuk menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan dari lebih 10 hasil penelitian dan kajian di tengah keterbatasan anggaran yang disediakan.

 

Selain itu, Balitbangda Pangkep juga telah melakukan fasilitasi inovasi. Instansi ini merupakan inisiator utama dalam penanaman padi varietas unggul yang dikembangkan oleh BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) bernama “Sidenuk (Si dedikasi nuklir)” yang ditanam di Kampung Bonto Labbere di Pabundukang – Pangkajene. Hasilnya umur panen relatif singkat hanya 95 hari dan produksi padi meningkat dari 6 ton per hektar menjadi 9 ton per hektar.

Keseriusan Balitbangda Pangkep dalam memajukan daerah, membuat salah satu UKM di Kecamatan Segeri meminta difasilitasi terkait kegiatan pengembangan jamur tiram, sehingga Balitbangda Pangkep menggandeng Politeknik Ujung Pandang dalam memberikan pelatihan serta melakukan studi banding. Hal ini terus berlanjut ketika Balitbangda Pangkep melakukan “Kajian Pengembangan Biogas“, dimana ditengah anggaran yang sangat minim mereka berusaha membuat contoh pembuatan biogas yang baik di Desa Malaka – Tondong Tallasa, agar mampu direplikasi oleh daerah lain. Begitupula ketika Balitbangda Pangkep melakukan “Penelitian Tata Kelola Budidaya dan Pemasaran Garam”, dimana Bumdes Desa Bulu Cindea di Bungoro – Pangkep didampingi terus dalam mendapatkan legalitas usaha, peralatan iodisasi, serta pengurusan sertifikat halal dan SNI, serta pengembangan science techno park.

Tampak Kepala Balitbangda Pangkep (Risnawaty Sakkirang, SE, M.Si) berpose bersama Menristek (Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D) sambil memegang perhargaan “BPPD Berkinerja Utama”.

Disamping itu, semenjak beroperasinya pada tahun 2017, Balitbangda Pangkep telah melaksanakan lomba inovasi daerah secara kontinyu untuk mendorong para inovator agar terus berkreasi dan berinovasi demi kemajuan dan kemandirian daerah. Salah satu pemenang lomba seperti inovasi “Online (Pengolahan Limbah Medis Non Insenerasi)” dari Puskesmas Labakkang diikutkan dalam ajang lomba inovasi di tingkat Provinsi (GAfI) dan berhasil meraih juara III dalam ajang yang diadakan oleh Pemprov Sul-Sel tersebut.

Selain itu, Balitbangda Pangkep juga mensupport penuh dan terus mendampingi para inovator potensial, sehingga membuat inovasi “Kampung Cerdik” dari Puskesmas Pangkajene berhasil meraih Gold Award dari IndoHCF. Bahkan inovasi “Kelas Perahu” dari Dinas Pendidikan berhasil meraih penghargaan internasional dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Azerbaijan.

Semua hasil capaian Balitbangda Pangkep dituangkan pula dalam website balitbangda.pangkepkab.go.id sebagai bentuk transparansi dan komitmen mereka dalam mewujudkan good government dan clean governance.

Seluruh hal ini menyebabkan nilai Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Pangkep melejit menjadi 2410 dari yang sebelumnya hanya 970 sehingga membuat Pangkep menjadi daerah yang sangat inovatif dan menduduki peringkat 78 dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Indeks Inovasi Daerah ini juga merupakan salah satu alat ukur Kementerian Keuangan dalam memberikan DID (Dana Insentif Daerah), sehingga Pangkep berhasil mendapatkan DID sebanyak 22.023.525.000 dimana 9.019.924.000 diantaranya berasal dari kategori Inovasi Pelayanan Publik.

Maka dari itu, tidak mengherankan jika Balitbangda Pangkep sukses meraih penghargaan “Apresiasi BPPD Berkinerja Utama” dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Republik Indonesia.

Sumber: Balitbangda.pangkepkab.go.id